Soal SMA · Analisis · Kesulitan 3/5
Dalam analisis perjuangan diplomasi Indonesia pada masa Revolusi Kemerdekaan, mengapa Perjanjian Linggarjati (1946) dianggap sebagai keberhasilan diplomatik sekaligus kekalahan strategis?
- A.Belanda mengakui kedaulatan Indonesia atas Jawa, Sumatera, dan Madura, tetapi Indonesia harus bergabung dalam RIS.
- B.Belanda mengakui secara de facto kekuasaan Indonesia atas Jawa dan Sumatera, tetapi wilayah Indonesia menjadi sempit dan terpisah.
- C.Indonesia berhasil mempertahankan kemerdekaan penuh, tetapi harus menyerahkan Papua kepada Belanda.
- D.Belanda menarik pasukannya dari Indonesia, tetapi Indonesia harus membayar biaya perang.
Kunci jawaban & pembahasan
Jawaban: Belanda mengakui secara de facto kekuasaan Indonesia atas Jawa dan Sumatera, tetapi wilayah Indonesia menjadi sempit dan terpisah.
Perjanjian Linggarjati mengakui secara de facto kekuasaan Indonesia atas Jawa dan Sumatera, namun wilayah tersebut menjadi terpisah-pisah dan sempit, sehingga merugikan posisi Indonesia.
Mau penjelasan yang menyesuaikan level anak?
Xinau AI membahas soal langkah demi langkah, menyesuaikan gaya bahasa dengan usia anak, dan menyusun latihan berikutnya berdasarkan jawaban sebelumnya.
Coba gratis 30 hari