Soal SMA · Latihan campuran · Kesulitan 3/5
Perhatikan data berikut. (1) Prasasti Kedukan Bukit (683 M) menyebutkan pendirian wanua oleh Dapunta Hyang. (2) Prasasti Talang Tuo (684 M) memuat doa dan pembangunan taman Sriksetra. (3) Prasasti Kota Kapur (686 M) berisi sumpah untuk menyerang Bhumi Jawa yang tidak tunduk. (4) Prasasti Telaga Batu memuat kutukan bagi pejabat yang berkhianat. Dari data tersebut, kesimpulan yang paling tepat tentang karakter kekuasaan Kerajaan Sriwijaya adalah ...
- A.Sriwijaya mengandalkan kekuatan militer dan kutukan sakral untuk mengonsolidasikan kekuasaan serta ekspansi ke luar wilayahnya
- B.Sriwijaya menjalankan pemerintahan yang sepenuhnya sekuler tanpa legitimasi keagamaan
- C.Sriwijaya membatasi ekspansinya hanya pada wilayah sekitar Sungai Musi dan tidak pernah menyerang daerah lain
- D.Sriwijaya tidak memiliki struktur birokrasi karena semua prasasti hanya memuat informasi keagamaan
Kunci jawaban & pembahasan
Jawaban: Sriwijaya mengandalkan kekuatan militer dan kutukan sakral untuk mengonsolidasikan kekuasaan serta ekspansi ke luar wilayahnya
Prasasti Kota Kapur menunjukkan ekspansi militer ke Bhumi Jawa, sedangkan prasasti Telaga Batu menunjukkan penggunaan kutukan sakral untuk mengontrol pejabat, sehingga kekuasaan Sriwijaya bersifat militeristik-sakral.
Mau penjelasan yang menyesuaikan level anak?
Xinau AI membahas soal langkah demi langkah, menyesuaikan gaya bahasa dengan usia anak, dan menyusun latihan berikutnya berdasarkan jawaban sebelumnya.
Coba gratis 30 hari